"Kepada bapak yang terhormat, bapak wagub @sandiuno terima kasih atas kepercayaannya bapak untuk menjadikan saya DUTA TRANSJAKARTA (BUSWAY). Tapi dengan tidak mengurangi rasa hormat dan kerendahan hati sepertinya saya belum ada kemampuan dan berani menjadi duta. Lain hal kalau duta goyang dan nyanyi boleh karena itu bidang saya,” tulis Dewi Perssik, seperti dilansir dari reportase CNNIndonesia.com, Rabu (29/11/2017).
Dewi menuliskan penolakan tersebut sejak Selasa (28/11/2017) kemarin, sekitar pukul 19.00 WIB. Dan berdasarkan pantauan wartawan Suratkabar.id, postingan tersebut sudah mendapat tanda love dari 68.375 netizen, dan tentunya beragam komentar.
Banyak netter yang menganggap ajakan tersebut hanyalah lelucon, namun tak sedikit juga yang mendukung keputusan Dewi.
“Mungkin pak wakil gubernur gak benaran serius, biar ini gak terlalu ramai aja,” tulis akun @maam.47.
“Bijaksana sekali. I love you mbak Dewi,” kata akun lindasiswoyo_real.ig.
Rencana Sandiaga mengangkat Dewi Perssik sebagai Duta Tertib Busway diutarakan pada Senin (26/11/2017), usai insiden perseteruan antara penyanyi dangdut itu dengan salah satu petugas Transjakarta yang terjadi Jumat pekan lalu.
“Mbak Dewi Perssik ini kan selebritas, papan atas, malah mungkin bisa jadi duta untuk kepatuhan lalu lintas di Ibu Kota,” tutur Sandi di Balai Kota, Jakarta, Senin (26/11/2017).
Berdasarkan versi TransJakarta, perseteruan terjadi setelah mobil yang ditumpangi Dewi berusaha menerobos jalur busway yang dilalui bus Transjakarta.
Kendaraan Jaguar bernopol B 12 DP milik Dewi lantas diadang petugas. Dalam kejadian tersebut, Dewi dikatakan telah menuturkan ucapan kasar kepada petugas yang mengadang mobilnya.
Dewi tidak membantah mobilnya berupaya masuk jalur busway. Tak lama setelah kejadian, Dewi memaparkan kronologi dan alasan di balik pertikaian tersebut di akun Instagramnya.
Dewi mengungkapkan di akun Instagramnya, mobilnya berusaha masuk jalur busway atas saran dari polisi yang mengawal dirinya.
“Begini ceritanya… saya lagi minta bantuan patwal untuk mengawal kita ke rumah sakit Fatmawati dikarenakan asma kambuh sesak nafas asisten saya. Kemudian polisi yang mengawal kami menyarankan agar kami melalui jalur busway atau transjakarta, di depan mal Pejaten village,” tulis Dewi.
Polisi Bantah Mengawal
Sebelumnya, pihak kepolisian membantah telah memberikan pengawalan kepada mobil Dewi Perssik saat hendak merobos jalur busway.Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Halim Pagara mengungkapkan bahwa Dewi hanya mendapat pengawalan dari sosok yang diduga ajudan pribadi.
“Tidak dikawal, saya tanya anggota yang ditugaskan di lapangan tidak ada yang mengawal,” tandas Halim saat dihubungi, Senin (27/11/2017).
Namun Dewi Perssik membantah pernyataan polisi tersebut. Di unggahan terbarunya Dewi menyebutkan siap memberitahu nama petugas kepolisian yang mengawal dirinya saat itu.
“Mereka bicara silakan. Anak buahnya enggak mengaku tidak apa-apa. Nama petugas patwal itu akan kami sampaikan kepada dirlantas secara langsung, karena petugas polisi tersebut sudah melakukan tindakan yang benar dan sesuai hukum dengan menggunakan hak diskresinya demi kemanusiaan…,” demikian Dewi menuliskan.
http://www.suratkabar.id/63904/infotainment/sandiaga-uno-tawarkan-jadi-duta-busway-begini-jawaban-bijak-dewi-perssik
